Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan

In Photoshop

Bentuk

Bentuk atau shape adalah suatu bidang yang memiliki tinggi dan lebar, terjadi karena dibatasi oleh sebuah kontur (garis) dan atau dibatasi oleh adanya warna yang berbeda atau oleh gelap terang pada arsiran atau karena adanya tekstur. Bentuk bisa berupa wujud alam (seperti binatang, tanaman dan manusia), dan tidak berwujud alam/abstrak (seperti ikon, grafik, ilustrasi). Bentuk benda berisi garis-garis di dalamnya. Sebuah benda terdiri dari fill dan stroke/garis tepi.Garis lurus dan lengkung dapat menyusun suatu bentuk, misalnya menyusun tiga garis miring yang bertemu pada setiap ujungnya akan membentuk sebuah bangun segitiga. Bentuk lengkung  yang disusun mengelilingi  titik pusat 3600 akan membentuk sebuah lingkaran. Bentuk-bentuk yang dihasilkan merupakan bentuk dasar yang sering digunakan untuk desain, bisa dua dimensi maupun tiga dimensi. Dua dimensi misalnya persegi panjang, jajaran genjang, segitiga, polygon, dan sebagainya. Tiga dimensi seperti kerucut, kubus, silinder, prisma, bola, piramid dan lainnya
arlinadesign

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photoshop

Garis

Garis adalah sekumpulan titik yang berdampingan secara memanjang dan memiliki dua buah ujung.. Garis memiliki dimensi panjang, pendek, tipis, tebal. Garis dapat saling berhubungan satu sama lain membentuk apa yang dinamakan garis sejajar/paralel, garis memancar atau garis berlawanan. Dalam media komunikasi visual, garis dapat menjadi pembatas kolom, member kesan tertentu, menjadi pembatas antara unsur grafis satu dengan lainnya, dan digunakan sebagai penunjuk bagian-bagian tertentu dengan tujuan sebagai penjelas kepada pembaca.
Seperti yang terlihat di bawah ini garis horizontal diterapkan memisahkan 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photoshop

Ruang atau space

Ruang adalah jarak antara atau daerah atau sekitar sesuatu. Memisahkan ruang
atau unifies, highlight, dan memberikan mata visual istirahat.
Ruang dapat digunakan untuk:
  • Memberikan mata visual istirahat
  • Membuat hubungan antara unsur-unsur
  • Sorot salah satu elemen
  • Menaruh banyak spasi sekitar yang penting untuk memanggil perhatian kepadanya
  • Membuat layout mudah untuk mengikuti
  • Membuat tipe dibaca mungkin
Ruang terjadi karena adanya persepsi mengenai kedalaman sehingga terasa jauh dan dekat, tinggi dan rendah, tampak melalui indra penglihatan. Elemen ini dalam desain grafis koran misalnya digunakan sebagai elemen ruang bernafas bagi mata pembaca. Hal ini dimaksudkan agar tidak terlalu lelah membaca teks yang terlalu panjang. Dan ruang kosong memberikan penegasan pemisah antar kolom teks koran. Selain itu memberikan kesan desain yang lapang dan rapi. Hal ini diistilahkan dengan white space(ruang kosong). Ruang kosong berarti ketidak beradaan teks ataupun gambar. Benar – benar kosong, dan bukan berarti tempat yang terbuang dan sia – sia. Ruang kosong itu adalah bahasa tersendiri dari desain yang dibuat.

Penerapan ruang kosong di halaman tabloid.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photoshop

Tekstur

Tekstur adalah unsur rupa yang menunjukkan rasa permukaan bahan (material),
yang sengaja dibuat dan dihadirkan dalam susunan untuk mencapai bentuk rupa, baik dalam bentuk nyata ataupun semu. Misalnya kesan tekstur kayu, bulu atau gelas.
Sedang menurut Kusminati tekstur adalah sifat dan kualitas fisik permukaan suatu benda (material), seperti kusam, mengkilap, kasar, halus yang diaplikasikan dalam desain.
Tekstur dapat digunakan untuk:
ü  Memberikan publikasi cetak, presentasi, atau halaman web yang mood atau kepribadian
ü  Bermain-main mata
ü  Memprovokasi emosi
ü  Membuat rasa kekayaan dan mendalam


Gambar di bawah menunjukkan tekstur yang kasar pada bentuk hati. Kesan tekstur demikian dibentuk oleh pola susun acak warna merah muda bersama dengan warna putih.
Sedang tekstur mengkilap yang dibentuk dari beberapa bentuk persegi panjang dengan pola warna teratur ungu muda dan putih terlihat pada gambar berikut ini.
arlinadesign

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photoshop

Prinsip prinsip Desain

Untuk menghasilkan desain yang berkualitas diperlukan pertimbangan dalam mengorganisasikan elemen-elemen grafis sesuai dengan prinsip-prinsip desain secara tepat. Menurut Stephen McElroy, ciri desain yang kreatif adalah dapat menarik perhatian pembaca, tulisan di dalamnya mudah dibaca dan dimengerti, informasi tulisan dilengkapi dengan informasi visual, dapat mengangkat intisari tulisan tersebut dan dapat menceritakan suasana setempat dan perasaan orang yang bersangkutan.
Beberapa pendapat mengenai prinsip-prinsip desain pada dasarnya tidak jauh berbeda satu sama lain. Yang terpenting adalah bahwa jika prinsip diikuti secara ketat dan detail maka peluang untuk menghasilkan karya grafis yang berkualitas akan semakin besar.
Prinsip-prinsip desain menurut Stephen McElroy adalah :
  1. Keseimbangan, artinya halaman harus tampil seimbang dan harmonis.     
  2. Penekanan, memberi pengertian bahwa tidak semua unsur grafis adalah sama pentingnya dan perhatian pembaca harus difokuskan pada titik fokus.
  3. Irama, artinya pola yang diciptakan dengan mengulangi dan membuat variasi dari unsur grafis yang ada dan menggunakan ruangan diantaranya untuk memberikan kesan gerak.
  4. Kesatuan, mengandung pengertian semua bagian dari unsur grafis bersatu pada dan serasi sehingga pembaca memahaminya sebagai suatu kesatuan.


Sedangkan menurut Atisah Sipahelut (1991), lima prinsip desain yaitu :
  1. Kesederhanaan, artinya apa yang disajikan adalah apa yang paling penting atau prinsipil sehingga tidak tidak terkesan berlebih.
  2. Keselarasan, artinya ada kesesuaian antara bagian yang satu dengan lainnya.
  3. Irama, mengandung arti adanya keselarasan yang baik dan dapat menimbulkan kesan gerak gemulai dari bagian unsur yang satu kepada unsur yang lain dalam suatu susunan komposisi.
  4. Kesatupaduan, artinya karya dapat menghasilkan sebuah karya yang padu.
  5. Keseimbangan, merupakan prinsip penting sebagai sentuhan akhir (finishing touch) yang memerlukan kepekaan perasaan dalam pembuatan komposisi.

Prinsip-prinsip desain menurut Artini adalah :
  1. Keseimbangan, merupakan prinsip mendasar dari komposisi yang mudah diidentifikasi dan terlihat jelas. Keseimbangan memberikan kesan keteraturan.
Berbagai cara untuk mendapatkan keseimbangan :

a.    Keseimbangan Simetris : objek-objek yang disusun di sebelah kiri dan sebelah kanan sumbu sama dalam bentuk, ukuran, bangun, dan letaknya.
b.    Keseimbangan Asimetris : diperoleh jika bentuk, bangun, garis, ukuran, volume diletakkan sedemikian rupa sehingga tidak mengikuti aturan keseimbangan simetris. Keseimbangan asimetris banyak dipergunakan untuk desain modern atau kontemporer.
c.    Keseimbangan horizontal : keseimbangan yang diperoleh dengan menjaga keseimbangan antara bagian bawah dan bagian atas.
  1. Keserasian
Suatu usaha untuk menyusun berbagai macam bentuk, bangun, warna, tekstur, dan elemen-elemen lain dalam satu komposisi yang utuh agar nikmat dipandang. Serasi atau harmoni bisa dicapai dengan kesamaan arah, kesamaan bentuk dan bangun meskipun berbeda ukuran ataupun dengan tekstur yang bersifat sama. Keserasian bisa dicapai dengan berbagai variasi  agar tidak membosankan.
  1. Proporsi
Adalah perbandingan antara satu bagian objek dengan objek lain atau dengan keseluruhannya. Proporsi berbeda dengan skala. Proporsi sangat terkait dengan objek lain yang telah diketahui sebelumnya. Misalnya ukuran gambar yang serasi untuk newsletter jelas kurang proporsional untuk baliho.
  1. Skala
Merupakan ukuran relatif dari suatu objek yang akan terlihat setelah dibandingkan dengan objek lainnya. Penggunaan skala dapat menciptakan keserasian dan kesatuan objek dalam desain. Skala biasanya dinyatakan dengan ukuran panjang dan lebar. Elemen-elemen yang digunakan memiliki hubungan dalam skala secara konsisten. Penerapan skala dengan peralatan komputer lebih mudah dilakukan, yaitu dengan memberikan garis bantu (grid). Objek maupun badan manusia dapat juga digunakan untuk skala, misalnya kaki, depa, hasta, dan lain-lain.
  1. Irama  atau Ritme

Terkait dengan kesan gerak yang ditimbulkan oleh pengulangan elemen. Di dalam pengulangannya desainer dapat memberikan akses atau penekanan tertentu. Ritme yang baik dapat memberikan kesan gerakan yang lembut dan berkesinambungan. Irama mampu mengarahkan perhatian dari bagian yang satu ke bagian yang lain. Irama dapat sederhana, namun dapat juga sangat kompleks.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photoshop

Warna

Warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience. Warna juga dapat digunakan untuk menyorot elemen penting dan utama seperti subheads, member sinyal di mana pembaca untuk melihat terlebih dahulu dan memprovokasi emosi.
arlinadesign

Warna ditimbulkan oleh perbedaan kualitas cahaya yang direfleksikan atau dipancarkan oleh obyek. Pada saat kita melihat warna, sebenarnya kita melihat gelombang cahaya yang dipantulkan atau dipancarkan oleh obyek yang kita lihat.
(Wartmann, 2004).
Sama seperti bentuk, warna memberikan kesan pesan yang lebih sangat mendalam. Warna merah misalnya mengesankan semangat, kegairahan, dan panas api. Atau warna ungu mengesankan kepucatan, layu dan tidak semangat. Kombinasi antar warna memberikan kesan visual yang bervariasi yang tentu saja berdampak pada kerja desain grafis. Seperti jelas pakar desain grafis David Dabner dalam Design and Layout: Understanding and Using Graphics, warna yang dipilih menimbulkan efek yang luar biasa pada kesan desain dan cara orang meresponnya (feedback). Sedangkan sebuah obyek terlihat bersinar karena memantulkan cahaya ke mata. Obyek akan terlihat transparan karena cahaya menembus permukaannya, menyentuh obyek di belakangnya dan dipantulkan kembali ke permukaan.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Photoshop

Tool Photoshop

Title Bar :
Adalah jendela yang berisi informasi program yang sedang dijalankan. Tittle Bar dapat dipindahkan dengan cara meng-kliknya dua kali dan menggesernya ke posisi yang diinginkan.

Menu Bar :
Berisi perintah utama seperti membuka file, menyimpan file, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
clip_image002
  • File
Isi menu File meliputi NewOpenBrowseOpen AsOpen As Smart Object,OpenRecentDeviceCentralCloseClose AllClose and Go To BridgeSave,Save AsCheck InSave for Web & DevicesRevertPlaceImportExport,AutomateScriptsFile InfoPage SetupPrintPrint One Copy, dan Exit.
Menu File dapat digunakan untuk membuat dokumen baru, membuka dokumen, dan menyimpan dokumen. Submenu Import digunakan untuk memasukkan gambar dari scanner (mesin pemindai). Gambar yang telah masuk kemudian dapat diolah menjadi dokumen grafis. Submenu Print dapat digunakan untuk mencetak dokumen dari halaman Adobe Photoshop CS3.
  • Edit
Menu Edit memuat submenu Redo PasteStep ForwardStep BackwardFade,CutCopyCopy MergedPastePaste IntoClearCheck SpellingFind and Replace TextFillStrokeFree TransformTransformAuto-Align LayersAuto-Blend LayersDefine Brush PresetDefine PatternDefine Custom Shape,PurgeAdobe PDF PresetsPreset ManagerColor SettingsAssign Profile,Convert to ProfileKeyboard ShortcutsMenus, dan Preference.
Menu Edit dapat digunakan untuk menyalin atau menggandakan objek, menghapus objek, hingga memutar objek.


  • Image
Menu Image memuat submenu ModeAdjustmentsDuplicateApply Image,CalculationsImage SizePixel Aspect RatioRotate CanvasCropTrim,Reveal AllVariablesApply Data Set, dan Trap.
Menu Image dapat digunakan untuk mengatur format gambar, mengatur ukuran gambar, hingga memutar kanvas (bidang gambar).
  • Layer
Menu Layer digunakan untuk memberi efek misalnya efek bayangan, efek ketebalan, hingga efek ”nyala” pada suatu objek.
Menu Layer memuat submenu NewDuplicate LayerDeleteLayer Properties,Layer StyleSmart FilterNew Fill LayerNew Adjustment LayerChange Layer Content OptionsLayer MaskVector MaskCreate Clipping MaskSmart ObjectsTypeRasterizeNew Layer Based SliceGroup LayersUngroup LayersHide LayersArrangeAlignDistributeLock All Layers in GroupLink LayersSelect Linked LayersMerge LayersMerge VisibleFlatten Image, danMatting.
Submenu Layer Style digunakan untuk membuat efek-efek tertentu pada layer. Sebagai contoh, efek Drop Shadows digunakan agar objek pada suatu layer memiliki bayangan. Efek Bevel and Emboss digunakan agar suatu objek pada layer terlihat memiliki ketebalan.
  • Select
Menu Select memuat submenu AllDeselectReselectInverseAll Layers,Deselect LayersSimilar LayersColor RangeRefine EdgeModifyGrow,SimilarTransform SelectionLoad Selection, dan Save Selection.
Secara umum, menu Select digunakan menyeleksi atau memilih objek dan layer. Selain itu, menu ini digunakan untuk membatasi wilayah objek yang diseleksi.
  • Filter
Menu Filter memuat dua puluh satu submenu, yaitu Last FilterConvert for Smart FiltersExtractFilter GalleryLiquifyPatternMakerVanishingPointArtistic,BlurBrush StrokesDistortNoisePixelateRenderSharpenSketchStylize,TextureVideoOther, dan Digimarc.
Salah satu submenu dari menu Filter yang sering digunakan adalah Blur. SubmenuBlur digunakan untuk memberikan efek kabur pada suatu objek. Efek kabur membuat tampilan objek menjadi lebih halus.
  • View
Submenu yang termuat dalam menu View yaitu Proof SetupProof ColorsGamut WarningPixel Aspect Ratio Correction32-bit Preview OptionsZoom In,Zoom OutFit on ScreenActual PixelsPrint SizeScreen ModeExtrasShow,RulersSnapSnap ToLock GuidesClear GuidesNew GuideLock Slices, dan Clear Slices.
Salah satu manfaat menu View adalah memperbesar dan memperkecil tampilan objek. Hal ini berguna saat sedang dilakukan pengolahan objek tersebut.
  • Window
Menu Window memuat submenu ArrangeWorkspaceActionsAnimation,BrushesChannelsCharacterCloneSourceColorHistogramHistoryInfo,Layer CompsLayersNavigatorOptionsParagraphPathsStylesSwatches,Tool Presets, dan Tools.
Menu Windows memuat aneka peralatan Adobe Photoshop CS3. Dengan memilih submenu tertentu, peralatan-peralatan tersebut dapat diaktifkan atau tidak diaktifkan. Suatu peralatan yang tidak diaktifkan dapat memperlega tampilan Adobe Photoshop CS3
  • Help
Menu Help memuat submenu Photoshop HelpAbout PhotoshopAbout Plug-In,Patent and Legal NoticesSystem InfoRegistrationDownload e-License,Return e-LicenseUpdatesPhotoshop OnlineHow to Create Web Images,How to Customize and AutomateHow to Paint and DrawHow to Prepare Art for Other ApplicationsHow to Print PhotosHow to Work with ColorHow to Work with Layers and
SelectionsHow to Work with Type, dan How to Create How Tos.


Option Bar :

Berisi pilihan pengaturan dari tool yang dipilih. Setiap tool mempunyai tool option yang berbeda-beda. Misalnya dipilih brush, maka ukuran/diameter juga opacity brush ada disini. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.